Postingan

Menampilkan postingan dengan label biak

Jalan-jalan Biak (01) : Air Terjun Mazriv, edisi lupa

Gambar
Minggu, 6 November 2016 Edisi lupa. Bulan November hampir berakhir, aku baru menulis tentang Air Terjun Mazriv yang entah mengapa koq bisa terlewat saat aku menulis tentang menyelam di Biak tempo hari, Tentu saja tetap lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali bukan? Air Terjun Mazrif sebenarnya air terjun kecil hanya saja bertingkat-tingkat seperti versi kecil Moramo di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kami, satu rombongan peserta lomba UW Photography , berangkat dari cottage menggunakan dua mobil. Yang cowok di bak terbuka pick up padahal matahari sedang bersinar panas terik. Aku yang takut terbakar kulitnya berlindung di bawah terpal. Hanya sebentar badan sudah berkeringat sehingga kutongolkan juga kepala keluar terpal, mencari kesegaran dengan hanya dilindungi topi dan kaca mata hitam. Sesampainya di air terjun, pikiran pertamaku, dan kuyakin hampir semua teman-temanku juga berpikiran sama, "O... cuma begini aja to....". Yang aku lihat semacam sungai yang me...

Diving Biak (02) : Biak, the next top destination

Gambar
Senin, 6 November 2016 Aku masih menginap semalam di Biak setelah mengikuti lomba foto bawah air di Supiori. Sedangkan Ahmad hari Rabu dan Meigi plus Rahman hari Kamis baru balik. Jadi aku masih punya waktu diving di Biak. Dengan memakai no fly time selama 12 jam berarti aku bisa menyelam 3 kali hari ini. Sadis memang tapi tidak perlu diperdebatkan. Toh ini risiko yang aku ambil dengan sadar dan melepaskan tanggungjawab diver lain dalam hal ini. Dive Pertama : Catalina Kami; aku, Meigi, Rahman, dan Ahmad; dengan memakai jasa Julius, yang sudah puluhan tahun menyelam disini, berangkat sekira jam 11 siang dari pantai dekat hotel tempat kami menginap. Hanya perlu jalan kaki tak lebih dari 50 meter. Tentu saja penyelaman pertama adalah primadona Biak dari jaman dahulu. Spot Catalina Plane Wreck dari perang dunia kedua. Hanya perlu sebentar saja naik speed, sekira 10 menit dari pantai. Spot ini pun tak jauh dari pantai dan kapal buang jangkar persis di tempat dasar menjadi drop...

Diving Biak (01) : Supiori yang superior

Gambar
4 & 5 November 2016 Aku ke Supiori, Biak, karena mengikuti festival budaya dan pariwisata yang diselenggarakan oleh Pemda Kabupaten Supiori yang di dalamnya ada lomba fotografi bawah laut. Yang semula berniat datang sebagai marshal yang berarti masuk dalam tim panitia, di menit terakhir menjadi peserta karena banyak peserta yang tidak mendaftar ulang.  Entri ini memang diutamakan untuk diving tetapi aku sisipkan juga beberapa hal tentang Supiori, festival dan budayanya karena kalau aku buat dalam entri tersendiri bahannya tidak cukup. Supiori adalah kabupaten baru hasil pemekaran. Kotanya mungkin masih bisa disebut desa kecuali terdapat gedung dan rumah dinas bupati dan DPRD. Dan seperti juga kabupaten-kabupaten baru lainnya yang sudah pernah aku singgahi, Kabupaten Supiori menyimpan sumber daya berupa pesona alam anugerah Tuhan YME yang bisa menjadi sumber pendapatan daerah. Lomba foto bawah air diikuti oleh 24 peserta termasuk aku. Peserta terbanyak berasal dari ...